BISNIS TERNAK AYAM

Bisnis menggiurkan ternak ayam kampung, begini cara mulainya !

Bagi Anda yang mencari bisnis sederhana dengan mendapatkan keuntungan luar biasa, cobalah untuk beternak ayam kampung.

Bingung, cari bisnis yang menguntungkan? Ternak ayam kampung hasilnya menggiurkan lho!

Memanfaatkan Ayam Kampung untuk Berbisnis

Ayam kampung adalah salah satu jenis unggas yang berkeliaran dengan bebas dan banyak dipelihara oleh masyarakat di kampung-kampung, sehingga dinamakan ayam kampung.

Ayam kampung tersebar di seluruh wilayah Indonesia, khususnya rumah-rumah warga yang memiliki cukup lahan untuk memelihara ayam kampung.

Ternak ayam kampung bukan menjadi hal yang baru.

Sejak dulu, banyak orang yang telah beternak ayam kampung dengan caranya yang masih sangat tradisional.

Ayam kampung bisa berkembang dengan baik dengan mandiri, karena mereka hidup dengan bebas, serta memakan makanan sehat yang bisa mereka pilih sendiri di lingkungan sekitar.

Namun, bagaimana jadinya jika beternak ayam kampung tanpa memiliki lahan yang memadai dan sesuai untuk tempat bermain dan berkembang biak yang sesuai?

Perhitungan Bisnis Ternak Ayam Kampung

Ada baiknya sebelum beternak ayam Anda melakukan perencanaan atau perhitungan modal awal untuk meminimalisasi terjadinya kesalahan dan kerugian.

Buatlah asumsi-asumsi awal yang memprediksikan total dana yang dibutuhkan untuk memelihara ternak ayam.

Selain itu, pahami berbagai faktor yang menghambat dan mendorong kenaikan bisnis ternak ayam Anda.

Apabila bisnis tidak berjalan dengan lancar karena terdapat kesalahan proses penghitungan, makan akan sangat disayangkan melihat besarnya keuntungan ternak ayam kampung.

BACA JUGA : SABUNG AYAM BALI

Anda juga dapat membuat asumsi-asumsi tentang gambaran biaya yang dihabiskan untuk ternak ayam kampung.

Berikut ini adalah asumsi perhitungan biaya usaha ternak ayam kampung yang bisa Anda persiapkan ketika memulai usaha tersebut.

  • Ayam kampung dengan jenis super.
  • Populasi sekitar 550 ekor.
  • Masa panen sekitar 2 bulan.
  • Bobot panen sekitar 800 gram.
  • Tingkat kematian sebesar 2%.
  • Biaya lain-lain.

Anggap saja harga bibit ayam kampung jenis super sebesar 8000 x 550 ekor ayam kampung, hasilnya adalah modal awal membeli bibit ayam sebesar Rp4.400.000.

Kemudian biaya pakan sekitar Rp6.000.000, obat dan vitamin Rp300.000, kandang dengan lahan sendiri atau sewa Rp3.000.000, peralatan makan dan minum ayam kampung sekitar Rp600.000.

Kebutuhan berikutnya adalah harga pemanas sekitar Rp800.000, kemudian terpal sebesar Rp400.000, biaya lain-lain untuk memenuhi kebutuhan mendadak sebesar Rp1.000.000.

Total biaya operasional seluruhnya adalah Rp13.200.000.

Keuntungan dari hasil panen ayam bisa Anda hitung sesuai dengan anggaran yang telah disediakan untuk bisnis ternak ayam kampung yang Anda jalani.

Komoditas Pasar yang Mendorong Bisnis Ternak Ayam Kampung

Ternak ayam kampung dari masa ke masa yang telah dilakukan secara tradisional tidak terlalu memperhitungkan modal dan keuntungan.

Masyarakat beternak ayam kampung dengan tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka sendiri, serta menambah sedikit pendapatan dengan menjual telur ayam.

Berbeda halnya dengan saat ini, banyak pemerhati usaha melihat hal yang menguntungkan dari ternak ayam kampung, sehingga ayam kampung semakin dikembangkan sebagai peluang bisnis.

Unggas seperti ayam memiliki banyak peminat di pasaran, mulai dari daging, telur, dan semua bagian ayam yang banyak disukai oleh masyarakat di seluruh dunia.

Permintaan ayam sebagai menu utama makanan dan produk olahan makanan populer membuat ayam dijadikan sebagai unggas yang dikelola menjadi bahan mentah utama di berbagai sektor ekonomi dan industri makanan.

Sektor industri produk olahan makanan kemasan yang berbahan dasar ayam pada umumnya memilih ayam dengan jenis ayam negeri yang diternak besar-besaran, serta disuplai khusus untuk industri tersebut.

Namun, sebagian juga dijual di pasar-pasar tradisional untuk diolah menjadi produk makanan seperti biasa.

Keunggulan Ternak Ayam Kampung Jika Dibandingkan Ayam Negeri

Peternak ayam selalu memiliki alasan untuk lebih memilih beternak ayam kampung daripada ayam negeri.

Hal itu tentu berdasarkan pada keunggulan yang dimiliki ayam kampung.

Berikut keunggulan yang dimiliki ayam kampung sehingga bagus untuk dijadikan bisnis ternak ayam:

Keunggulan #1: Ayam Kampung Lebih Sehat

Ternak ayam negeri bisa dibilang tidak mudah, karena membutuhkan makanan khusus beserta beberapa zat yang harus disuntikkan pada ayam ini.

Perkembangan dan pertumbuhannya termasuk cepat, karena usia hidupnya yang singkat, hanya 40 hari.

Berbeda halnya dengan ayam negeri, ayam kampung bisa hidup mandiri di alam liar sehingga membuatnya memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

Ternak ayam kampung justru lebih mudah dibandingkan ayam negeri, mereka bisa hidup hanya dengan memakan biji-bijian di sekitarnya.

Karena biji-bijian tersebut alami, bukan hasil olahan maupun buatan dengan campuran bahan kimia, oleh karena itu tubuhnya sehat dan kualitasnya jauh lebih baik daripada ayam negeri.

BACA JUGA : DAFTAR ID S128

Keunggulan #2: Harga Jual Lebih Mahal Tapi Peminatnya Segudang

Perawatan ayam negeri bisa dibilang lebih rumit.

Sistem imunnya yang lemah membuat ayam negeri banyak disuplai untuk industri produk makanan kemasan karena harga jualnya yang murah dengan produksi ayam yang cepat.

Meskipun harga jual ayam negeri murah, tetapi permintaan tidak pernah turun.

Jadi bisnis ayam negeri juga bisa dibilang bisnis yang sangat menguntungkan.

Harga jual ayam kampung terbilang lebih mahal, sehingga industri produk olahan makanan kemasan yang terbuat dari ayam tidak memilih ayam kampung sebagai bahan utamanya.

Dari situ bisa dilihat betapa menguntungkannya ternak ayam kampung jika dijadikan lahan bisnis.

Perawatannya mudah dan murah, sementara harga jualnya mahal, permintaannya pun bertambah seiring adanya perkembangan industri makanan seperti restoran atau warung makan.

Keunggulan #3: Daging Ayam Kampung Lebih Bernutrisi

Penyebab lain ayam kampung memiliki harga jual lebih mahal karena ayam kampung memiliki cita rasa daging yang khas dan sangat nikmat.

Selain enak, daging ayam kampung juga mengandung banyak vitamin yang baik bagi tubuh daripada ayam lainnya, karena makanan ayam kampung pada saat diternak adalah makanan alami dan tidak mengandung bahan kimia.

Begitupun dengan telur ayam kampung yang bentuknya kecil dan berwarna putih.

Makanan yang satu ini sangat bermanfaat untuk dikonsumsi dalam berbagai hal, mulai dari kecantikan hingga jamu kebugaran.

BACA JUGA : LIVECHAT S128

Keunggulan #4: Rasa Daging yang Nikmat

Banyaknya manfaat dan rasa yang nikmat dari ayam kampung membuatnya digemari banyak orang.

Tak jarang restoran-restoran mewah maupun warung-warung di pinggir jalan menyajikan menu ayam kampung sehingga bisnis usaha ternak ayam kampung mulai berkembang.

Meskipun ayam kampung tidak dijadikan sebagai ayam populer sebagai bahan mentah produk kemasan dari olahan ayam, tetapi ayam kampung masih populer untuk dikonsumsi sebagai makanan dengan cita rasa menarik.

Misalnya, untuk makanan bayi dan diet organik.

Memulai Bisnis Ternak Ayam Kampung

Ternak ayam kampung adalah salah satu usaha yang bisa dijadikan sebagai bisnis modern.

Namun Anda perlu memperhatikan beberapa hal terkait perhitungan keuntungan dan modal untuk memaksimalkan bisnis ayam kampung.

Pengembangan bisnis ayam kampung juga tidak memerlukan tenaga ahli atau peternak berpengalaman.

Semua orang yang berkeinginan untuk membuka bisnis peternakan ayam kampung dengan serius bisa melakukannya, meskipun seorang pemula.

Jadi jangan khawatir untuk mencobanya.

Apabila Anda terlalu takut untuk mengalami kegagalan atau kerugian saat beternak ayam kampung, sebaiknya Anda perlu mempelajari tips sukses ternak ayam kampung dan peluang bisnis di baliknya.

Berkonsultasi dengan teman atau kenalan yang pernah beternak ayam kampung juga akan sangat membantu.

Jika Anda berani mencoba untuk mengawali bisnis ini sendirian berbekal niat dan tabungan untuk modal awal pembukaan bisnis ternak ayam kampung, maka pilihan Anda tentu tidak salah.

Anda bisa mencoba cara ini agar sukses beternak ayam kampung untuk pemula. Salah satunya dengan mencari informasi di internet dan membaca perihal pengalaman seseorang yang pernah menjadi peternak ayam kampung.

Pembudidayaan atau ternak ayam kampung dapat dilakukan melalui beberapa cara jika Anda belajar dari masyarakat sebagai berikut:

BACA JUGA : CARA MAIN S128

#1 Cara Tradisional (Umbaran)

Cara pertama untuk beternak ayam kampung adalah secara ekstensif, seperti yang telah digambarkan pada penjelasan sebelumnya, yakni beternak dengan cara dibiarkan bebas dan liar.

Ayam-ayam akan mencari makan sendiri, sedangkan kita hanya menyediakan kandang. Cukup mudah bukan?

Anda cukup bermodalkan dana sebesar harga jumlah ayam yang dibeli untuk diternak, serta membangun kandang di halaman rumah untuk tempat tinggal si ayam.

Tidak perlu perawatan terlalu intensif dengan cara dikurung secara terus menerus untuk mengawasi perkembangan ayam, karena hal itu justru memperlambat pertumbuhan.

Ayam kampung bisa berkembang dengan baik secara mandiri.

Perawatan yang pertama ini sangat cocok untuk beternak ayam kampung di lingkungan pedesaan dengan halaman luas, atau di sekitar hutan.

Namun, buatlah ayam terlebih dulu mengenal kandangnya untuk bisa pulang secara mandiri agar tidak tersesat dan hilang.

#2 Cara Semi Intensif

Cara yang kedua adalah semi intensif, caranya membebaskan ayam dengan batasan tertentu.

Cara ini cocok digunakan oleh peternak ayam dengan lahan yang tidak begitu luas, serta mempermudah terhadap pengawasan si ayam.

Caranya dengan memberi pagar yang luas di halaman sekitar kandang ayam agar mereka bisa bebas mencari makan, hal ini juga berfungsi agar ayam tidak hilang.

Cara semi intensif banyak digunakan oleh peternak ayam kampung saat ini karena kekhawatiran akan hilangnya ayam semakin berkurang, dan pengawasan terhadap ayam kampung juga semakin meningkat.

Beternak ayam kampung dengan cara semi intensif bisa dilakukan dengan beberapa cara:

  • Membuat Kandang yang Baik

Lokasi kandang minimal berjarak 10 meter dari rumah. Kandang diberikan halaman yang luas untuk ayam agar bisa hidup bebas di alam.

Usahakan di halaman tersebut terdapat banyak tumbuhan agar ayam tidak kehabisan makanan dari alam

  • Buat Pagar Melingkar di Halaman Agar Ayam Tidak Hilang

Jangan lupa beri ruang yang luas bagi ayam-ayam.di dalam pagar.

Di sisi pagar harus terdapat dinding yang kokoh sebagai penyangga agar ayam tidak terkena angin atau badai.

Beri tempat teduh untuk ayam agar bisa berlindung saat hujan.

Kemudian jangan lupa rawat dan awasi ayam-ayam kampung Anda secara rutin namun tidak terlalu intensif.

3 Langkah Menguntungkan Bisnis Ternak Ayam Kampung

Modal untuk beternak ayam memang diperlukan.

Untuk itu jika Anda pemula yang serius ingin menjalankan bisnis ternak ayam dengan modal secukupnya, namun mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, maka mulai lakukan beberapa langkah yang ditujukan bagi seorang pemula untuk menjalankan bisnis ternak ayam kampung:

Langkah #1: Pilih Ayam Kampung Super

Pilihlah jenis ayam kampung super karena ayam kampung jenis ini dapat mempersingkat waktu panen sekitar 50 hari.

Sedangkan pada umumnya ayam kampung biasa dapat panen sekitar 6 hingga 7 bulan.

Meskipun biayanya sedikit mahal, tetapi modal awal cepat kembali.

Ayam kampung super juga memiliki daya tahan tubuh yang kuat, tingkat kematiannya juga rendah sekitar 2% saja.

Peternak ayam lebih banyak diuntungkan jika memilih ayam kampung super daripada ayam kampung biasa.

Langkah #2: Ketahui Target Konsumen

Konsumen berbagai produk kuliner dari ayam kampung telah tersebar hampir di seluruh Indonesia, karena rasa daging yang khas, telur berkhasiat, dan keduanya memiliki manfaat luar biasa.

Pasar dari ayam kampung adalah industri makanan seperti restoran sederhana maupun restoran mewah, dan warung-warung makanan sederhana yang peminatnya dari berbagai kelas sosial.

Carilah sasaran seperti pelaku usaha yang bergerak di bidang kuliner, serta pada perorangan.

BACA JUGA : BONUS S128

Langkah #3: Inovasi dalam Strategi Promosi

Promosi adalah hal yang penting sebagai bagian pemasaran untuk memperkenalkan produk hasil ternak Anda secara luas.

Anda bisa melakukannya dengan cara yang sederhana melalui pemberitahuan lewat obrolan ke tetangga dan orang terdekat Anda.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan teknologi masa kini melalui internet.

Promosi yang dilakukan lewat internet saat ini terbukti sangat efektif untuk mengundang selera konsumen secara luas.

Anda juga bisa mencari informasi tentang orang-orang yang menjadi pelaku usaha kuliner, atau jasa menggunakan jasa promosi yang telah terpercaya.

Jangan Takut, Lakukan Sekarang Juga!

Jika Anda sudah memiliki keinginan untuk beternak ayam, maka segeralah melakukannya. Rencanakan segala persiapannya dan persiapkan sekarang juga.

Perhatikan juga beberapa tips yang telah dijelaskan dalam artikel ini sebelumnya. Semoga berhasil!